SEMARANG, DeiJournal – Ribuan paket sembako dibagikan kepada warga dalam kegiatan bakti sosial di kawasan Pecinan Semarang, Jawa Tengah. Sebanyak 5.000 paket sembako disiapkan untuk lansia dan kaum dhuafa dalam rangka perayaan King Hoo Ping di Kelenteng Besar Tay Kak Sie, Kamis (10/9/2026).

Paket bantuan tersebut berisi beras dan makanan siap saji. Sejak sebelum pembagian dimulai, panitia telah menyiapkan ribuan paket yang kemudian disalurkan kepada masyarakat yang datang ke lokasi kegiatan.

Bagi penerima, bantuan tersebut bukan sekadar isi sebuah paket sembako. Di tengah kebutuhan hidup sehari-hari, bahan pangan menjadi kebutuhan dasar yang langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh keluarga, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari tradisi King Hoo Ping, yang dilaksanakan pada bulan ketujuh dalam kalender Imlek. Tradisi tersebut menjadi momentum bagi umat Tridarma di kawasan Pecinan Semarang untuk berbagi dengan masyarakat sekitar.

Pemandangan warga yang mengantre menerima bantuan menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Ada lansia, warga kurang mampu, serta masyarakat lainnya yang menerima paket sembako yang telah disiapkan panitia.

Di tengah keragaman masyarakat Kota Semarang, kegiatan semacam ini memperlihatkan bagaimana ruang sosial dapat menjadi tempat bertemunya berbagai lapisan masyarakat. Bantuan pangan menjadi bentuk sederhana dari kepedulian yang secara langsung menyentuh kebutuhan sehari-hari.

Lebih dari sekadar angka 5.000 paket, kegiatan tersebut menyimpan pesan tentang pentingnya berbagi. Sebab, kepedulian sosial tidak selalu hadir dalam bentuk besar. Terkadang, ia hadir melalui sesuatu yang sederhana—sepaket beras, makanan untuk keluarga, dan tangan yang bersedia berbagi kepada sesama.