JAKARTA, DeiJournal – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengaku antusias menyambut pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand. Duel perebutan gelar juara tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).

Herdman menyebut pertandingan final ini menjadi kesempatan penting bagi skuad Garuda untuk menciptakan sejarah. Indonesia memastikan tiket ke partai puncak setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 pada pertandingan terakhir Grup A.

Selain memburu gelar juara, Herdman juga menantikan duel strategi melawan pelatih Thailand, Anthony Hudson. Keduanya sama-sama berasal dari Inggris dan pernah berada dalam persaingan sepak bola internasional ketika Herdman menangani Kanada dan Hudson menjadi bagian dari staf kepelatihan Amerika Serikat.

“Dia tahu bagaimana saya bermain. Dia mempelajari Kanada ketika kami menghadapi Amerika Serikat dalam banyak pertandingan,” kata Herdman dalam konferensi pers setelah pertandingan melawan Bangladesh.

Herdman mengaku bersemangat menghadapi pertemuan tersebut. Baginya, final nanti akan menjadi kesempatan menarik untuk melihat dua pelatih asal Inggris saling menguji strategi dari pinggir lapangan.

Herdman Ingatkan Perjalanan Indonesia Belum Selesai

Meski berhasil membawa Indonesia melaju ke final, Herdman mengingatkan bahwa perjuangan timnya belum berakhir. Ia menilai keberhasilan mencapai partai puncak merupakan satu tahapan penting, tetapi target utama tetap membawa pulang trofi.

Herdman juga menyoroti proses pembentukan tim yang masih berjalan. Menurutnya, skuad Indonesia masih membutuhkan waktu untuk membangun chemistry dan meningkatkan pemahaman antarpemain.

Ia menjelaskan bahwa para pemain baru menjalani enam sesi latihan bersama. Karena itu, turnamen ini menjadi bagian penting dalam membangun kekompakan sekaligus menguji karakter tim dalam menghadapi berbagai situasi pertandingan.

Herdman menilai perkembangan skuad Garuda mulai terlihat dalam dua pertandingan terakhir. Saat menghadapi Malaysia, Indonesia menunjukkan perjuangan untuk mempertahankan gawang agar tidak kebobolan. Sementara ketika melawan Bangladesh, tim memperlihatkan kemampuan menyerang dan mencetak banyak gol.

Target Indonesia: Menciptakan Sejarah

Final melawan Thailand menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengakhiri turnamen dengan pencapaian tertinggi. Herdman menyebut keberhasilan meraih trofi akan menjadi langkah penting dalam perjalanan panjang sepak bola Indonesia.

Ia juga menanggapi dukungan suporter yang meneriakkan namanya setelah kemenangan besar atas Bangladesh. Meski mengapresiasi sambutan tersebut, Herdman menegaskan bahwa misi jangka panjangnya bersama Timnas Indonesia tetap mengarah pada target yang lebih besar.

“Satu-satunya misi adalah (Piala Dunia) 2030. Ini baru satu langkah,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Herdman memandang FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar turnamen untuk mengejar gelar, melainkan juga kesempatan membangun fondasi tim menuju persaingan yang lebih tinggi.

Pemulihan Fisik Jadi Prioritas

Setelah menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi, Herdman juga menekankan pentingnya pemulihan kondisi pemain sebelum menghadapi Thailand. Indonesia harus memastikan para pemain berada dalam kondisi fisik dan mental yang optimal untuk pertandingan final.

Kemenangan 9-2 atas Bangladesh memberikan dorongan kepercayaan diri bagi skuad Garuda. Namun, menghadapi Thailand tentu menghadirkan tantangan berbeda, terutama karena pertandingan final akan menuntut konsentrasi dan kedisiplinan sepanjang laga.

Dengan dukungan suporter di SUGBK, Indonesia berharap mampu memanfaatkan momentum untuk meraih gelar juara. Bagi Herdman dan para pemain, final ini menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa proses pembangunan tim yang sedang berjalan dapat menghasilkan prestasi nyata.

DeiJournal – Jurnalisme Bersih, Analisis Tajam.