SEMARANG, DeiJournal – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026 kembali digelar di Kota Semarang pada 30 September hingga 4 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan kelima, pameran otomotif ini akan berlangsung di Muladi Dome Universitas Diponegoro (UNDIP), Tembalang.

Tahun ini, sebanyak 19 merek kendaraan dijadwalkan ambil bagian. Komposisinya terdiri dari 18 merek kendaraan penumpang dan satu merek sepeda motor. Dari 18 merek mobil tersebut, 12 merupakan merek yang membawa kendaraan listrik, sementara enam lainnya merupakan merek kendaraan konvensional.

Pameran ini menjadi salah satu agenda penting bagi industri otomotif di Jawa Tengah, terutama karena wilayah tersebut memiliki pasar kendaraan yang cukup besar. Data GAIKINDO menunjukkan penjualan kendaraan di Jawa Tengah hingga April 2026 mencapai 14.195 unit, atau sekitar 5,1 persen dari penjualan nasional pada periode tersebut.

Tujuh Merek Baru dan Kembali Hadir

GIIAS Semarang 2026 juga menghadirkan sejumlah merek yang baru maupun kembali berpartisipasi dalam penyelenggaraan di Semarang.

Tujuh merek tersebut adalah Changan, Geely, Jetour, KIA, Leapmotor, Omoda Jaecoo, dan Polytron. Kehadiran mereka menambah pilihan kendaraan yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat Jawa Tengah.

Secara keseluruhan, merek kendaraan penumpang yang berpartisipasi adalah BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leapmotor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, VinFast, dan Wuling. Untuk kategori sepeda motor, Polytron menjadi peserta.

Kendaraan Listrik Semakin Mendominasi

Komposisi peserta tahun ini juga memperlihatkan semakin besarnya ruang kendaraan listrik dalam industri otomotif.

Dari 18 merek mobil yang mengikuti pameran, 12 di antaranya membawa kendaraan listrik. Ketua Harian GAIKINDO sekaligus Ketua Pameran GIIAS Semarang 2026, Anton Kumonty, menyebut jumlah merek mobil listrik yang berpartisipasi tahun ini lebih banyak dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Kondisi tersebut sejalan dengan perkembangan pasar kendaraan listrik di Indonesia yang semakin beragam. Konsumen tidak lagi hanya memiliki pilihan dari beberapa merek, tetapi mulai berhadapan dengan semakin banyak model dan teknologi kendaraan listrik.

Bagi pengunjung, pameran juga menjadi kesempatan untuk membandingkan secara langsung desain, fitur, teknologi serta pilihan kendaraan yang tersedia di pasar.

Bukan Hanya Soal Mobil

GIIAS Semarang 2026 tidak hanya menghadirkan kendaraan. Sebanyak 25 industri pendukung juga terlibat dalam penyelenggaraan pameran. Kehadiran industri pendukung memperlihatkan bahwa ekosistem otomotif tidak hanya terdiri dari produsen kendaraan, tetapi juga berbagai sektor yang berkaitan dengan komponen dan layanan otomotif.

Hal tersebut menjadi relevan bagi Jawa Tengah yang dalam beberapa tahun terakhir juga menjadi lokasi berkembangnya investasi terkait ekosistem kendaraan listrik.

ANTARA melaporkan terdapat investasi sekitar Rp15 triliun di Kawasan Industri Kendal yang mencakup pengembangan komponen kendaraan listrik, termasuk baterai, ban, suku cadang kendaraan listrik komersial dan sepeda motor listrik.

Potensi Ekonomi Jawa Tengah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan GIIAS Semarang 2026. Pemprov menilai aktivitas industri otomotif dapat mendorong pergerakan orang dan barang sekaligus berkontribusi terhadap penerimaan daerah.

Badan Pendapatan Daerah Jawa Tengah juga melihat pameran otomotif sebagai salah satu momentum yang dapat mendorong penjualan kendaraan baru dan pada akhirnya berpengaruh terhadap penerimaan dari sektor kendaraan bermotor.

Dengan posisi Jawa Tengah sebagai salah satu pasar otomotif nasional, GIIAS Semarang menjadi ruang pertemuan antara produsen, konsumen dan industri pendukung.

Jadwal dan Lokasi

GIIAS Semarang 2026 berlangsung selama lima hari:

30 September–4 Oktober 2026
Muladi Dome UNDIP
Tembalang, Kota Semarang

Tiket on the spot tersedia dengan harga Rp20.000 untuk hari kerja dan Rp30.000 untuk akhir pekan. Sementara program tiket presale Rp15.000 melalui aplikasi Auto360 berlangsung pada 16–18 September 2026.

Dengan 19 merek kendaraan, 25 industri pendukung, serta porsi kendaraan listrik yang semakin besar, GIIAS Semarang 2026 menjadi salah satu gambaran perkembangan pasar otomotif Jawa Tengah di tengah perubahan teknologi kendaraan.

Bagi industri, pameran ini menjadi ruang untuk memperkenalkan produk dan teknologi terbaru. Bagi masyarakat, GIIAS menjadi kesempatan untuk melihat langsung bagaimana pilihan kendaraan di pasar Indonesia terus berkembang.